Tahukah Anda kalau perangkat-perangkat elektronik karyawan, seperti laptop, smartphone, dan tablet bisa menimbulkan kerentanan sistem? Perangkat endpoint ini walaupun terlihat sepele, namun dapat dimanfaatkan oleh hacker dan pihak lain yang tidak bertanggung jawab untuk menyerang sistem, mencuri data, ataupun melakukan pemerasan (ransom). Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga keamanan endpoint yang digunakan untuk sebuah bisnis. Bagaimana caranya? Apakah sistem Anda aman? Ketahui selengkapnya dari artikel ini.
Ancaman Keamanan pada Endpoint
Sebelum membahas celah keamanan, kita perlu memahami apa itu endpoint. Pengertian endpoint mengacu pada bagian terujung dalam sebuah jaringan yang terkoneksi dengan infrastruktur IT perusahaan. Bagian-bagian terujung ini adalah perangkat dengan berbagai bentuk, seperti perangkat mobile, laptop, printer, IoT, bahkan hingga server on-premise dan cloud. Perangkat-perangkat endpoint ini bisa menjadi celah yang bisa membahayakan keamanan data dan endpoint lainnya dari sebuah perusahaan.
Selain itu, semakin banyak jenis dan jumlah perangkat yang terhubung ke jaringan dan sistem perusahaan, juga akan meningkatkan jumlah celah yang dapat dimanfaatkan hacker untuk menembus perlindungan sistem Anda. Ketika perangkat endpoint ini dibiarkan tanpa strategi perlindungan yang memadai, akan ada banyak kerugian yang harus dihadapi perusahaan. Lalu, bagaimana endpoint ini menjadi celah risiko keamanan IT?
4 Celah Keamanan Endpoint yang Biasa Terjadi
Banyak cara yang dilakukan oleh hacker dan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menembus keamanan dari endpoint-endpoint yang ada. Dari beberapa cara tersebut, secara umum biasanya serangan pada endpoint terjadi akibat:
- Software dan Patch Keamanan yang Tidak Ter-update
Serangan cyber (cyber attack) semakin canggih setiap harinya. Oleh karena itu, melakukan update berkala untuk software dan patch keamanan seluruh endpoint sangat penting untuk dilakukan. - Password yang Mudah Ditebak
Password adalah salah satu lapisan keamanan terluar yang dapat melindungi data dan informasi penting yang disimpan dalam sebuah akun. Namun, banyak end-user yang kurang menyadari pentingnya membuat password yang aman dan unik. Bahkan banyak yang tidak mengubah password default dari aplikasi dan software yang diberikan pertama kali oleh admin. - Phishing
Phishing adalah salah satu jenis serangan cyber yang bertujuan untuk mencuri informasi sensitif pengguna seperti username, password, dan informasi lainnya. Hal ini dilakukan dengan menipu pengguna melalui email ataupun website palsu. Jika tidak waspada, data dan kredensial penting perusahaan bisa bocor dan jauth ke tangan yang salah. - Data Tidak Terenkripsi
Walaupun di dalam satu perusahaan yang sama, data penting yang dibagikan dengan pengguna lain berpotensi menjadi celah keamanan pada perusahaan Anda. Hacker bisa masuk ke akun salah satu anggota tim dan melakukan tindakan pencurian data.
Praktik Terbaik untuk Melindungi Endpoint (Endpoint Security)
Setelah mengetahui pentingnya menjaga keamanan endpoint, kita perlu mengetahui apa itu Endpoint Security? Dilansir dari blog NinjaOne, endpoint security berfokus untuk melindungi dan memberikan keamanan perangkat endpoint dari serangan dan ancaman siber (cyber). Meningkatkan keamanan endpoint ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, beberapa di antaranya yaitu:
- Lakukan Pembaruan dan Software dan Patch Keamanan
Salah satu cara terbaik untuk melindungi endpoint Anda adalah dengan melakukan update/pembaruan berkala dari OS, software, hingga patch keamanan pada endpoint yang Anda gunakan. Hal ini merupakan cara preventif yang digunakan untuk menghindari ancaman-ancaman cyber yang terus berkembang semakin kompleks di setiap waktu. - Buat Password yang Kuat dan Gunakan Autentikasi Multi-Faktor
Password adalah lapisan perlindungan terakhir sebelum pengguna masuk ke sebuah akun. Maka dari itu, penting untuk membuat password yang kuat dan kompleks. Sehingga, password Anda tidak mudah untuk dibobol oleh hacker. Pastikan juga password tidak dibagikan dengan rekan kerja ataupun orang lain untuk menjaga keamanannya.
Selain itu, untuk memberikan lapisan perlindungan lebih, Anda juga bisa mengimplementasikan solusi autentikasi multi-faktor (MFA). Solusi ini memberikan lapisan perlindungan tambahan yang dapat menjadi lapisan pertahanan terluar Anda. - Meningkatkan Pelatihan Keamanan untuk Seluruh Karyawan
Seringkali celah keamanan yang muncul dari sebuah bisnis datang dari kurangnya kesadaran dan pemahaman mengenai keamanan akun dan data setiap karyawan. Maka dari itu, penting bagi sebuah perusahaan untuk membuat sebuah acara internal yang dapat meningkatkan kesadaran setiap anggota di dalamnya. Bila diperlukan, perusahaan bisa membuat aturan khusus tentang protokol keamanan untuk menjamin data dan kredensial tetap aman setiap saat.
Namun, bagaimana jika Anda memiliki puluhan hingga ratusan endpoint dalam sebuah perusahaan? Tentu membutuhkan banyak waktu untuk melakukan patching dan melakukan manajemen keamanannya. Solusinya: NinjaOne!
NinjaOne: Solusi Keamanan Endpoint (Endpoint Security) Bisnis
Mencegah jauh lebih baik dibanding menyesal di kemudian hari. NinjaOne adalah solusi yang memberikan lebih dari sekadar perlindungan untuk endpoint Anda. NinjaOne memudahkan manajemen endpoint dengan fungsi untuk melakukan monitoring, pengelolaan, dan perlindungan seluruh endpoint Anda dari satu dashboard.
- Solusi Manajemen Endpoint yang Aman
NinjaOne memberikan solusi lebih dari manajemen keamanan endpoint biasa. Solusi ini memberikan kemampuan untuk melakukan tracking software yang usang dan menerapkan patch keamanan secara otomatis. Selain itu, NinjaOne juga akan memastikan sistem Anda selalu terlindungi dari ancaman terbaru. - Mendeteksi dan Mengatasi Celah Keamanan dengan Proaktif
Sistem deteksi dan respons yang modern dari NinjaOne memungkinkan Anda mengidentifikasi pola mencurigakan dan merespons sebelum ancaman menjadi insiden. Teknologi NinjaOne mengombinasikan antara kecerdasan buatan dan tim keamanan manusia memberikan keamanan berlapis untuk endpoint Anda. - Fitur Unggulan Lainnya
Selain manajemen patch, NinjaOne juga memberikan fitur untuk remote monitoring dan otomatisasi infrastruktur IT Anda. NinjaOne juga akan membantu Anda menjaga keamanan data sekaligus mematuhi (compliance) terhadap peraturan yang ada.
Kesimpulan
Keamanan Endpoint menjadi hal yang sangat krusial bagi sebuah perusahaan. Walaupun terkesan sederhana, namun jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak banyak dan merugikan perusahaan. Oleh karena itu, jangan biarkan celah kecil menjadi bencana besar. Saatnya Anda melindungi endpoint pada perusahaan Anda dengan NinjaOne! Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Kunjungi halaman NinjaOne kami dan dapatkan solusi perlindungan endpoint terbaik untuk perusahaan Anda sekarang juga!